Total penduduk terdata mencapai 17,611 jiwa (L: 8,780 / P: 8,831) dengan Rasio Jenis Kelamin 99.4. Struktur usia menunjukkan potensi keunggulan Bonus Demografi dengan penduduk usia produktif (15-64 tahun) mendominasi sebesar 72.6% (12,787 jiwa) dan rasio ketergantungan rendah (37.7%), didukung oleh 2,860 jiwa berpendidikan tinggi serta 1,132 jiwa tenaga kerja aktif.
| Tahun | L | P | Total | Pertumbuhan | Laju (%) |
|---|---|---|---|---|---|
| 2022 | 8,337 | 8,341 | 16,678 | - | - |
| 2023 | 8,524 | 8,525 | 17,049 | +371 | +2.22% |
| 2024 | 8,678 | 8,689 | 17,367 | +318 | +1.87% |
| 2025 | 8,780 | 8,831 | 17,611 | +244 | +1.4% |
| Agama / Keyakinan | Laki-laki | Perempuan | Total Jiwa | Pangsa |
|---|---|---|---|---|
| Islam | 7,741 | 7,760 | 15,501 | 88.02% |
| Kristen | 671 | 702 | 1,373 | 7.8% |
| Katholik | 339 | 343 | 682 | 3.87% |
| Budha | 22 | 17 | 39 | 0.22% |
| Hindu | 5 | 7 | 12 | 0.07% |
| Konghucu | 2 | 2 | 4 | 0.02% |
| Kepercayaan | 0 | 0 | 0 | 0% |
| No | Nama Wilayah | Laki-laki | Perempuan | Total Jiwa | Sex Ratio | Pangsa (%) |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Tlogomulyo | 8,780 | 8,831 | 17,611 | 99.4 | 100% |
Rasio ketergantungan rendah (37.7%) menegaskan wilayah berada dalam jendela emas bonus demografi. Setiap 100 penduduk usia produktif hanya menanggung 37.7 jiwa penduduk non-produktif (anak dan lansia), membuka akselerasi tabungan dan investasi daerah.
Tercatat 2,860 jiwa (16.2%) penduduk menuntaskan pendidikan perguruan tinggi (D1-S3), mencerminkan pasokan tenaga kerja terampil (*skilled labor*) yang kompetitif untuk menopang sektor jasa, industri, dan teknologi.
Sebanyak 1,132 jiwa berpartisipasi aktif dalam struktur ketenagakerjaan formal maupun informal (wiraswasta, niaga, medis, pengajar, dan maritim), memperlihatkan keberagaman basis ekonomi rumah tangga perkotaan yang tangguh.